SHARE

 

Ada yang beranggapan, seorang wanita belum sempurna kalau belum melahirkan. Dengan perjuangan hidup mati melahirkan, seorang wanita seolah pantas mendapat julukan seorang ibu.

Meski begitu, bagi wanita lain, melahirkan boleh jadi menjadi momok yang menakutkan. Konon kabarnya, rasa sakit saat melahirkan ibarat patah beberapa ratus tulang secara bersamaan.

Ini jugalah yang dialami oleh Zahra Aboutalib. Dilansir dari viral4real, Minggu (22/10/2017), Zahra seharusnya melahirkan seorang bayi 46 tahun yang lalu.

Tapi saat itu, ia mengalami ketakutan yang luar biasa untuk melahirkan buah hatinya. Saat itu 1955, Zahra masih berusia 26 tahun.

Setelah 48 jam mengalami kontraksi, ia pun dilarikan ke rumah sakit. Dokter yang menanganinya memberikan saran untuk menjalani operasi caesar.

Di bangsal, Zahra melihat seorang wanita yang tengah melahirkan. Wanita tersebut diketahui meninggal saat proses melahirkan.

Seketika itu juga, Zahra mengalami ketakutan jika bernasib sama dan memilih untuk kabur. Hingga hari-hari selanjutnya, Zahra masih mengalami kontraksi terus-menerus.

Sampai akhirnya, rasa sakit itu hilang dan bayinya berhenti bergerak. Kondisi seperti ini disebut juga lithopedion.

Dalam kasus kehamilan ektopik, jika janin mati dan tidak dapat diserap kembali oleh tubuh karena ukurannya yang besar, tubuh akan memperlakukannya sebagai benda asing.

Tubuh pun akan membuat lapisan untuk membunuh janin secara perlahan dan membuatnya membatu atau mumifikasi dalam kalsium.

Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan komplikasi. Sekitar dua per tiga dari pasien dengan diagnosis ini berusia 40 tahun.

Sumber

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here