SHARE

 

Janganlah engkau seperti mereka, yang mengumbar hawa nafsu di dada. Berpacaran dalam rangka penjajakan asmara, guna merangkai cara. Menuju mahligai cinta fana, yang terkadang berujung derita.

Pacaran itu ternyata haram hukumnya. Ia melanggar perintahNya, untuk menjauhi perbuatan zina. Pun meski tak perlu di kata-kata, engkau pasti tahu apa itu hukumnya.

Pacaran itu berujung dosa, gerbang awal menuju neraka. Karena awalnya saling bertatap mata, hingga kemudian beradu hawa. Dan itulah zina. Dosa besar dimata-Nya.

Lebih baik engkau ingatkan dia, untuk bersegera melamar ke bapaknya. Itu lebih baik dimata-Nya, ketimbang engkau memperturut nafsu di dada. Nikah saja, segera. Tanpa zina, surga dunia menanti di bina. Bidadari surga sejati pun menantinya, itulah cinta yang sebenarnya.

Sumber

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here