Penting Untuk Diketahui, Haruskah Panjang Jilbab Sampai Menutup Dada?

Posted on

Akhir-akhir ini banyak sekali kita jumpai kaum Muslimah, baik remaja maupun dewasa mengenakan pakaian Muslimah dengan berbagai warna, corak dan model. Jika kita cermati, tidak semua kaum Muslim memiliki pandangan yang jelas tentang pakaian Muslimah.

Faktanya, banyak wanita yang mengenakan kerudung hanya menutupi rambut dan kepala saja sebatas leher. Ada juga yang berkerudung tetapi tetap memakai busana yang ketat, misalnya, sehingga lekuk tubuhnya tampak. Yang lebih menyedihkan adalah ada sebagian kalangan yang masih ragu terhadap wajibnya berjilbab dalam Islam bagi Muslimah ini.

Untuk kaum Muslimah, Allah telah mengatur masalah menutup aurat ini al-Quran surat an-Nur ayat 31: “Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kehormatannya; janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) tampak padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (QS an-Nur [24]: 31)

Yang biasa tampak padanya) mengandung pengertian wajah dan kedua telapak tangan. Hal ini dapat dipahami dari beberapa hadits Rasulullah, “Sesungguhnya seorang wanita, apabila telah balig (mengalami haid), tidak layak tampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini (seraya menunjuk muka dan telapak tangannya).” (HR Abu Dawud)

Jelaslah bahwa seorang Muslimah wajib untuk menutupi seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan kedua telapak tangan. Artinya, selain wajah dan telapak tangan tidak boleh terlihat oleh laki-laki yang bukan mahram-nya. Allah berfirman: “Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (khimâr) ke dada-dada mereka.” (QS an-Nur [24]: 31)

Dari ayat ini tampak jelas, bahwa wanita Muslimah wajib untuk menghamparkan kerudung hingga menutupi kepala, leher, dan juyûb (bukaan baju) mereka. Sementara itu, mengenai jilbab, Allah berfirman dalam ayat yang lain: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang Mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (QS al-Ahzab [33]: 59)

Bagaimana Menyikapi Para Muslimah Yang Jilbabnya Belum Menutup Dada?

Menangapi fenomena tersebut, sosok Fatin Shidqia Lubis ikut bersuara. Remaja yang juga mengenakan hijab dalam kesehariannya ini menyayangkan adanya fenomena tersebut. Namun Fatin ogah menyalahkan para wanita yang dicap jilboobs ini. Alasannya, perempuan yang menggunakan kerudung merupakan bagian dari proses untuk menutup auratnya. “Ambil positifnya aja kalau aku sih, karena mereka udah pakai jilbab. Aku nilainya udah 50 persen lah mereka menutup aurat,” ungkap Fatin kepada JPNN saat ditemui di Sony Music, Jakarta, Rabu (13/8).

Bisa jadi menurut Fatin, mereka yang bergaya jilboobs belum banyak pengetahuan soal menggunakan hijab yang baik. Karenanya, ia juga berharap suatu saat mereka dapat mendapatkan patokan gaya berhijab yang baik dan benar. “Sebenernya mereka udah memenuhi, untuk pakai jilbab, mungkin lebih pada nggak tahu aja atau masih banyak ngikutin trend. Aku sih mikirnya dia kurang pengetahuan soal menggunakan hijab yang benar,” tutupnya.

Kesimpulan

Jangan sampai para Muslimah dalam berhijab bukannya mendapat pahala kebaikan tapi malah mendatangkan keburukan. Sepeti yang Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam digambarkan dalam salah satu hadits:

“Dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat; kaum membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang. Dan wanita-wanita yang berpakaian (tapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini”.(HR. Muslim)

Na’udzubillaah… Mencium bau surga saja tak bisa, padahal bau surga sudah tercium dari jarak yang sangat jauh. Seperti apa berpakaian tapi telanjang itu? Ya seperti yang sekarang marak, secara harfiah memang memakai baju, tapi seluruh lekuk-liku tubuhnya kelihatan jelas. Pakaian ketat, ukuran sengaja dipas-pasin, pakai jilbab seadanya yang penting menutup rambut.

Semoga kita bisa dihindarkan dari sifat seperti itu. Dan menjadi tugas kita untuk turut mengingatkan saudari muslimah yang lain.

 

sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *