Alasan Wanita Berselingkuh Dari Suami

Posted on

 

Jika Anda bertanya pada pasangan tentang hal terburuk yang pernah dilakukan adalah ‘selingkuh’. Mencari tahu tentang pasangan yang tidak setia bisa sangat memilukan, menghancurkan, dan merusak harga diri seseorang.

Dilansir dari Businessinsider, Alicia Walker, seorang sosiolog dan peneliti, melakukan penelitian tentang alasan seorang wanita selingkuh dari suami mereka.

Dia berharap akan menemukan jawaban sesuai yang diasumsikan orang selama ini. Misalnya, alasan karena sang wanita ingin mencari dukungan emosi atau justru jatuh cinta pada orang lain.Alicia mewawancarai 46 wanita melalui situs kencan dewasa Ashley Madison. Kebanyakan menjawab tidak mencari hal lain selain hubungan fisik semata.

Mereka tidak mencari siapa pun untuk mendukung secara emosional, tapi hanya untuk kebutuhan se*sual saja. Para wanita tidak sedang mencari cinta di tempat lain.

Dua dari mereka bahkan mengatakan masih mencintai suami mereka. Ada wanita yang berselingkuh tapi tetap mempertahankan pernikahannya.

Perselingkuhan yang mereka lakukan bukan untuk balas dendam, mengakhiri pernikahan, atau menarik perhatian suami dengan perilaku buruk.

Alasan utamanya adalah karena mereka tidak lagi berhubungan s*ks dengan suami atau suami mereka tidak peduli saat orgasme.

Jika mereka tidak bisa mengatasi masalah ini, mereka akan pergi dengan mengakhiri pernikahan, meninggalkan anak-anaknya, menghancurkan hati suaminya meskipun tidak menginginkannya.Secara keseluruhan, wanita merasakan perselingkuhan sebagai jalan keluar yang baik tanpa diketahui oleh suami mereka. Mereka berbicara bahwa tak ada hal positif yang diberikan ‘kekasih’ mereka kecuali se*s.

Kebanyakan dari mereka bahkan mengatakan bahwa pria yang menjadi selingkuhan tidak berarti lebih baik dari suami mereka.

Mereka hanya merasa dengan melakukan hal ini membuat lebih rileks, mengurangi stres dan ketegangan dalam perkawinan. Sebelumnya mereka merasa benci pada suami mereka karena kegagalan s*ksual.

Dengan melakukan kontrak s*ks, mereka merasa bisa pulang ke rumah untuk menjadi istri dan ibu seperti yang mereka inginkan.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *