5 Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi ini Ternyata Mitos

Posted on

 

Bagi beberapa Moms, menebak-nebak jenis kelamin janin merupakan hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

Terutama Moms yang ingin sesegera mungkin mengetahui jenis kelamin janin, pasti pernah mendengar bahwa dengan cara tertentu bisa mendeteksi jenis kelamin janin saat kehamilan.

BACA JUGA Kecewa Riasan Pernikahan Jelek, Setelah Diperbaiki Hasilnya Wow!

Sayangnya, cara-cara yang tidak didasari alasan medis hanyalah mitos belaka.

Berikut 5 mitos yang kerap dikenal dapat mengetahui jenis kelamin janin.

#1 Detak jantung lebih cepat = anak perempuan

Sebelum melakukan ultrasound pertama, dokter kemungkinan akan menggunakan monitor jantung doppler untuk mengukur detak jantung janin Moms.

Jika detak jantung Moms mendekati 160 denyut per menit maka besar kemungkinan janin di kandungan tersebut adalah anak perempuan.

Sedangkan detak jantung 120 denyut per menit berarti janin Moms adalah laki-laki.

BACA JUGA Kakek 85 Tahun Buat Iklan Agar Diadopsi, Masih Sehat dan Punya Cukup Uang, ini Alasannya yang Bikin Sedih

Di tahun 2006, seorang ilmuwan di Wright State University di Ohio memeriksa hampir 1000 sonogram dari wanita pada trimester pertama dan trimester kedua.

Ketika bayinya lahir, dilakukan analisis denyut jantung rata-rata untuk anak laki-laki dibandingkan anak perempuan, dan ditemukan bahwa bayi laki-laki memiliki denyut jantung rata-rata 154,9 denyut per menit sementara bayi perempuan masuk pada 151.7.

Hal ini membuktikan tidak ada korelasi antara detak jantung dengan jenis kelamin janin dalam kandungan.

#2 Menggunakan kalender lunar Cina

Selama ratusan tahun, kaum kerajaan Cina menggunakan kalender lunar untuk melihat jenis kelamin janin agar memastikan bahwa mereka punya bayi laki-laki yang cukup untuk menjaga keberlangsungan kerajaan tersebut.

BACA JUGA Tidak Sempat Berolahraga Tapi Ingin Kurus, Lakukan 5 Cara Ini Moms!

Namun, penelitian di Kanada melakukan analisis antara ulang tahun partisipan dan mencocokkan dengan kalender lunar Cina.

Hasilnya? Akurasinya hanya mencapai 50 persen.

Ini berarti, melihat jenis kelamin janin menggunakan kalender Cina tidak berbeda jauh dengan membalikkan koin.

#3 Bentuk perut Moms saat hamil

Ada ciri-ciri yang mengatakan jika perut hamil Moms cenderung tinggi atau berbentuk bulat lonjong berarti mengandung anak perempuan.

Sementara Moms dengan bentuk perut melebar, berarti mengandung anak laki-laki.

BACA JUGA 6 Cara Hindarkan Anak dari Pedofil, Kenali Dulu Cirinya Moms!

Faktanya, tidak ada hubungannya antara bentuk perut saat hamil dengan jenis kelamin bayi.

Sebab, bentuk perut ibu hamil dipengaruhi oleh otot, bentuk tubuh dan berat badan Moms.

#4 Intensitas morning sickness

Moms yang sering mengalami morning sickness cenderung memiliki anak perempuan.

BACA JUGA Gara-gara Kecanduan Facebook, Anak ini Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Hal ini oleh beberapa peneliti diduga karena kenaikan level hormon yang menyebabkan morning sickness lebih terjadi pada Moms yang sedang mengandung bayi perempuan.

Tetapi tingginya morning sickness pada ibu hamil juga terjadi dengan Moms yang melahirkan bayi laki-laki.

#5 Mengidam makanan manis atau asam

Mitos seputar jenis kelamin janin ini melihat jenis makanan yang membuat Moms ngidam.

Jika Moms mengidam makanan manis saat hamil, itu artinya mengandung anak laki-laki.

BACA JUGA WHO : Ini Diet Aman dan Efektif Langsingkan Badan, Ibu Harus Coba!

Sementara jika mengidam makanan asam, berarti janin di dalam kandungan adalah perempuan.

Meskipun mengidam merupakan gejala di saat hamil, namun tidak ada pengaruhnya terhadap jenis kelamin Si Kecil.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *