SHARE

Wanita yang suci hatinya memang tidak akan pernah takut menikah dengan lelaki yang miskin harta karena ia sadar bahwa harta dapat dicari bersama setelah menikah. Dan belum tentu laki-laki yang kaya harta akan selalu bisa menghormatinya sebagaimana kodratnya seorang wanita jika sudah disampingnya.

Karena lelaki yang miskin iman serta miskin tanggung jawab, hanya bisa membuat tidak nyaman di dalam rumah tangga nantinya. Wanita shalehah percaya, bahwa diwaktu setelah menikah, Allah SWT akan membukakan pintu-pintu rejeki dengan gampang, entah itu datangnya dari suami atau mungkin istri.

Karena Allah SWT Berfirman: “Serta kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara anda, serta orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki serta hamba-hamba sahayamu yang wanita. Bila mereka miskin Allah bakal memampukan mereka dengan karunia-Nya, serta Allah Maha Luas”.

Jika Allah sudah menjamin semuanya untuk apa kita takut menikah dengan laki yang belum berharta, karena harta yang dimiliki bukan jaminan untuk bahagia dalam rumah tangga.

Lelaki Yang Kaya Iman Lebih Tinggi Derajatnya Dihadapan Allah

Tidak ada yang susah untuk Allah untuk merubah rejeki seseorang, maka dari itu wanita yang shalehah percaya menikah itu adalah rezeki dari Allah. Karena dimata Allah derajat harta tidak akan berguna apa-apa jika tidak diperlakukan dengan baik.

Begitu juga dengan seorang laki-laki, kaya atau miskin itu tidak akan ada bedanya jika imannya kepada Allah tidak ada. Wanita shalehah yakin, selama ia beriman serta bertaqwa dijalan Allah, maka Allah tidak akan pernah untuk mengabulkan semua doa-doanya, karena menikah adalah ajang untuk laki-laki dan perempuan menyempurnakan separuh Agamanya.

Allah Akan Menjamin Kehidupannya Karena Niat Menikah LILLAHI TA’ALA

Wanita yang selalu melakukan sesuatunya karena dasar Lillahi Ta’ala Percaya kalau harta kekayaan, gelar, pangkat jabatan serta kejayaan didunia hanya semu. Semua itu bakal selesai saat kita berbaring di atas dipan serta tertutup tanah.

Karena kebahagiaan yang sesungguhnya itu yaitu waktu kita bersabar semasa didunia serta bersukur waktu kita dikumpulkan dengannya di Surga-Nya yang sudah lama dirindukan.

Lelaki Yang Kaya Iman Akan Selalu Mengayominya

Wanita yang baik tidak akan pernah takut menikah dengan lelaki yang miskin harta, yang mereka takutkan adalah kelak lelaki yang menikahinya miskin iman dan miskin tanggung jawab. Salah satu alasan sederhananya adalah harta pasti bisa selalu dicari sementara tanggung jawab tidak bisa dicari melainkan diberikan oleh lelaki yang menikahinya.

Karena lelaki yang miskin harta namun kaya akan iman akan selalu membuatnya selalu merasa terayomi, ia tidak akan menyakitinya dengan perbuatan atau perkataan. karena iman yang ia miliki sudah menumbuhkan rasa tanggung jawab yang luar biasa untuk melindungi istrinya.

Lelaki Yang Kaya Iman Pasti Bertanggung Jawab

Semua wanita shalehah tau kalau miskin iman otomatis ia akan miskin tanggung jawab, sedangkan lelaki yang tidak bisa bertanggung jawab akan sangat menakutkan baginya. Bukan hanya sekedar menakutkan namun juga bakalan meyakitkan, bakalan makan hati dan tidak akan bahagia meski menikah.

Lelaki yang miskin tanggung jawab adalah lelaki yang tidak punya hati yang bakalan tega menyakiti hati wanita dan tidak akan segan-segan untuk meninggalkan kalau ia merasa bosan. Saking miskin imannya terkadang meski istrinya sedang hamil pasti tidak takut untuk meninggalkan kalau sudah ingin meninggalkan.

Lelaki Yang Kaya Iman Akan Selalu Menghormatinya Dan Menghargainya

Bagi wanita lelaki yang kaya iman itu bukan hanya siap menafkahi lahir batin saja namun juga tanggung jawab saling menjaga perasaan satu sama lain. Hidup miskin atau menjadi miskin itu memang tidak enak namun lebih tidak enak lagi jika hidup dalam keadaan harus hidup dengan lelaki yang tidak bisa menjaga perasaan. Yang miskin tanggung jawab cendrung tidak akan peduli dengan keadaan kita dan akan berlaku sesuka hatinya.

sumber: humairoh

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here