Masih Ingat Rampok Yang Nyamar Kyai? Nih Udah Ditangkep Pelakunya, Ternyata..

Posted on

Setelah beraksi belasan kali di wilayah Jawa Timur, komplotan jambret yang menyamar sebagai Kyai akhirnya diringkus Polda Jatim.

Komplotan jambret yang beranggotakan tiga orang ini berhasil ditangkap melalui pelacakan rekaman CCTV salah satu wartel di Jember, Jatim.

Kebetulan aksi komplotan jambret menyaru Kyai ini sempat menjadi viral setelah terekam kamera CCTV sebuah wartel di kawasan Sumbersari, Jember.

Tiga dari empat tersangka, yakni Yusuf , Yazid , dan Samsul, adalah warga asal Desa Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku memliki peran masing-masing. Yazid bertugas sebagai eksekutor jambret barang berharga korban, Yusuf berperan sebagai driver, sedangkan Samsul jadi kyai gadungan yang berpura-pura tanya sekaligus pengalih perhatian agar korban tak curiga karena seolah-olah yang tanya adalah Kyai besar.

Mereka diringkus polisi setelah melakukan aksi jambret menyaru Kyai di 16 lokasi.

Korban terakhir yang berhasil terekam CCTV adalah seorang nenek berinisial SM (84) , warga Sumbersari Jember.

Dalam aksinya, tersangka yang menyamar sebagai Kyai ini berpura-pura bertanya ke korban yang berada di pinggir jalan.

Namun, tak lama kemudian, korban langsung dijambret dengan cara merampas dan mendorongnya, hingga terjengkang.

Para tersangka langsung kabur membawa perhiasan milik korban dengan mengendarai mobil sewaan.

“Dari hasil penyidikan, komplotan ini menggunakan modus bertanya alamat kepada korban. Saat korban tak bisa dibujuk untuk menyerahkan harta berharga seperti perhiasan, maka tak segan tersangka menjambret dan langsung kabur,” tutur Kombes Agung Yudha Wibowo, Direskrimum Polda Jatim.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti mobil sarana kejahatan, perhiasan, baju Kyai, dan uang hasil kejahatan.

Para pelaku dijerat pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (end/jpnn)

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *