SHARE

Seringkali wanita menjalani hubungan yang tidak sehat hanya karena kurang mengetahui alasan agama melarang kita menjalin hubungan yang sama sekali Allah tidak sukai. Berpacaran misalnya, wanita sering mengalami sakit hati yang berkepanjangan gara-gara tipu daya laki-laki yang menurutnya sudah sangat baik dan mengagumkan.

Allah memberi peraturan bahwa laki-laki dan perempuan tidak boleh menjalin hubungan sebelum terikat oleh pernikahan, karena Allah hanya ingin melindungi kita agar tidak terjatuh kedalam lembah-lembah kenistaan, baik yang terlihat dan tidak terlihat.

Dan untuk muslimah sejati hendaklah selalu menyadari bahwa Allah melarang kita bukan karena Ia tega melihat kita tidak bahagia, tetapi justru Allah ingin melindungi kebahagiaan kita agar tidak dikotori oleh tindakan-tindakan dosa.

Dan inilah beberapa tipe laki-laki yang harus kita waspadai dalam menjadikannya sebagai seorang pendamping yang sesungguhnya dalam hidup.

Laki-Laki Yang Mengajak Bertemu Bukan Berta’aruf

Ramainya aplikasi kontak jodoh yang disediakan di Gadget selalu menjadi moment indah bertemunya dua insan untuk menjalin sebuah hubungan. BBM, Facebook, Tweeter, Instagram dan sebagainya adalah contoh jembatan dunia maya yang telah tersedia untuk menjadikan kita mudah berteman dan berkenalan dengan siapa saja.

Asyik bukan mempunyai banyak teman dalam mengisi kekosongan dihati, dan rasa jenuh dalam kesedirian. Iya semuanya pasti akan merasakan hal itu, tapi jangan sampai hal ini membuat kita terlena untuk melakukan sesuatu yang dibenci oleh Allah.

Jangan sampai percaya kepada laki-laki yang mau menjalin hubungan hanya dengan melewati pertemuan-pertemuan belaka saja, tapi tak mau untuk terus terang menjalani ta’arruf. Karena laki-laki sejati itu bukan hanya bisa membual untuk mengatakan ini-itu segala macam tapi tidak berani mendatangi walimu.

Laki-Laki Yang Hanya Menjanjikanmu Isi Dunia

Dan laki-laki selanjutnya yang harus dihindari untuk muslimah sejati adalah lelaki yang hanya menjanjikan isi dunia bukan jalan menuju Akhirat. Karena tak jarang seorang laki-laki mengatakan ia mencintai perempuannya dan membual dengan menjanjikan harta yang dimilikinya sebagai ajang untuk membuat wanita bangga dan terlena sesaat.

Padahal hal itu hanya jembatan semata untuk mengelabuhi kita, agar bisa mendapat lampu hijau melakukan sesuatu yang tidak diinginkan. Karena sebenarnya laki-laki yang benar mencintai hanya akan melakukan satu tindakan untuk membuat yakin, yaitu mendatangi wali kita, lalu menanyakan mahar kepada kita.

Laki-Laki Yang Mencintai Tapi Tak Kunjung Mengkhitbah

Ini sering terjadi kepada muslimah kebanyakan, berhubungan dengan laki-laki bertahun-tahun lamanya, tapi belum jua dikhitbah. Cinta yang menjadi pengikat mereka adalah alasan untuk masih saling memperbaiki satu sama lain, dan sampai pada waktunya siap untuk menikah.

Padahal jika memang ia menghormatimu dengan perasaan yang ia punya, ia tidak akan berpikir panjang untuk segera mengikatmu dalam balutan kasih Allah. Jika memang ia murni menghargaimu sebagai wanita muslim, ia akan segera menghalalkanmu agar hubungannya terlidung dari dosa-dosa yang timbul dari perbuatan-perbuatan yang sudah lumrah dilakukan anak jaman sekarang.

Laki-Laki Yang Menyuruhmu Ke Jalan Yang Dibenci Allah

Ketika sudah dibutakan dengan cinta dan kasih sayang seseorang kadang lupa untuk menghargai dirinya seutuhnya. Alih-alih karena takut ditinggalin, dikhianatin dan takut patah hati karena perubahan orang yang disayangi berubah, maka tak jarang ia melakukan sesuatu yang dimurkai Allah.

Laki-laki kadang menyuruh wanitanya berbuat seperti remaja-remaja kebanyakan, berpakaian yang tidak pantas, berperilaku yang yang mendekati zina, membohongi orang tuanya, dan segala macam untuk sekedar melancarkan hubungannya.

Ingatlah, laki-laki yang menyuruhmu kepada jalan keburukan adalah laki-laki yang seharusnya kita hindari. Jika ia memang mencitai kita seutuhnya karena Allah ia tidak akan mengajak kita kejalan yang dibenci Allah.

Laki-Laki Yang Hanya Tampan Muka Tapi Jelek Hati

Ini apalagi, modalnya hanya dengan nikmat Allah yang ada pada ketampanan wajahnya, tapi tak bisa mengaplikasikan ketampanan wajahnya kepada hatinya. Ia bahkan tidak tahu caranya bersyukur, tidak tahu caranya mengenal yang sudah memberi nikmat tampan kepadanya.

Lalu untuk apa kita matian-matian pertahanin, jangan hanya menganggap hubungan sebenarnya itu nampak bahagia karena disamping kita ada seseoarng yang tampannya setengah mati, karena tampan fisik hanya akan membuatmu sesak berkepanjangan. Sebab ia tidak tahu caranya menenangkan hatimu dengan cara menghamba kepada Allah.

Sadarlah, bahwa tampan secara fisik itu masanya hanya sebentar, tapi jika tampan hati masanya akan sampai syurga, karena ia akan menunjukkan jalan menuju syurga kepadamu.

 

sumber: humairoh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here