SHARE

Setiap wanita pasti selalu mau terlihat cantik, bukan?. Itu sebabnya para wanita sering mengeluarkan banyak uang untuk selalu merawat tubuhnya agar senantiasa terlihat tampil memukau. Tapi Allah tidak peduli dengan hal itu, karena yang dilihat Allah pada hambanya adalah ketika kita mampu memperdayakan kecantikan yang kita punya kepada Jalan-Nya.

Mata indah, bibir mungil, kaki jenjang, tubuh langsing dan pakaian mahal tidak akan ada gunanya, jika hanya digunakan untuk pamer terhadap orang lain. Untuk apa semua itu jika kita tidak pandai menggunakannya dalam hal kebaikan yang telah Allah perintahkan.

Allah Tidak Melihat Seberapa Mahal Lipstik Yang Kamu Pakai, Tapi Allah selalu Melihat Seberapa Sering Kau Hiasi Bibirmu Dengan Menyebut Nama-NYA

Untuk para wanita pewarna bibir yang disebut dengan lipstik adalah salah satu penunjang agar kita terlihat lebih segar dan anggun. Siapa yang tidak suka dengan wanita yang mempunyai bibir mungil dan merah merona karena terhias oleh lipstik.

Mungkin sebagian ada yang memang tidak menyukainya karena sebab alergi atau semacamnya. Tapi untuk Allah bibir yang terhias oleh lipstik itu tidak berguna apapun jika hanya digunakan untuk ajang menarik pujian orang lain.

Karena Allah mengaruniai bibir kepada kita hanya untuk agar kita bisa selalu menyebut namanya setiap saat, agar kita tidak lupa untuk selalu berkata hal-hal yang baik pula.

Allah Tidak Melihat Seberapa Indah Matamu, Tapi Allah Selalu Melihat Seberapa Sering Kau Gunakan Mata Indahmu Untuk Melihat Nikmat Yang Sudah Allah Berikan Kepadamu

Siapa yang tidak bangga mempunyai mata indah. Karena dengan mata yang terlihat indah seorang wanita akan mempunyai nilai tambah tersendiri bagi orang yang melihatnya.

Apalagi kelangan pria, wanita yang mempunyai mata indah akan menjadi topik pembicaraan yang tak kunjung reda, karena mata indah menurut sebagian orang akan terlihat lebih bijaksana.

Padahal kebijaksanaan seorang wanita tidak hanya bisa dilihat dengan indah matanya yang sayu dan menentramkan. Lagipula semua itu tidak akan ada gunanya dihadapan Allah jika mata yang kita punya hanya digunakan untuk melihat sesuatu yang berbau maksiat.

Dan tak ada gunanya pula jika mata indah yang kita punya digunakan untuk mengingkari nikmat yang Allah berikan terhadap kita.

Allah Tidak Melihat Selembut Apa Tanganmu, Tapi Allah Melihat Seberapa Sering Kau Gunakan Tangan Lembutmu Untuk Bershadaqah

Untuk kalangan wanita yang mengangungkan tubuh cantiknya, akan selalu menjaga kelembutan tangannya, karena tangan adalah hal pertama yang akan bersentuhan dengan orang-orang yang berada disekitar kita.

Mengapa demikian, karena sudah sewajarnya ketika bertemu teman ataupun kerabat kebiasaan berjabat tangan adalah identik dengan sambutan hangat. Maka tak jarang wanita melakuka pedicure-manicure kesalaon untuk terus menjaga kelembutan tangannya.

Tetapi Untuk Allah SWT itu tidak berarti apa-apa, mau tangan kita kasar seperti parutan ataupun selembut sutra. Karena yang dinilai Allah hanya seberapa sering tangan lembut yang kita banggakan memberi shadaqah. Seberapa sering tangan lembut itu menunjukkan kita kepada hal kebaikan.

Allah Tidak Melihat Seberapa Sering Kau Merawat Kakimu, Tapi Allah Hanya Melihat Seberapa Sering Kakimu Melangkah Menuju Kebaikan

Iya, Allah tidak melihat seberapa sering kita merawat kaki sexy kita. Karena Allah hanya melihat seberapa sering kaki yang kita punya melangkah menuju kebaikan. Menuju jalan yang telah allah tunjukkan. Untuk apa kaki yang bagus dirawat jika hanya melangkah kepada jalan kemaksiatan.

Allah Tidak Melihat Seberapa Mahal Pakaian Yang Kamu Pakai, Tapi Allah Hanya Melihat Seberapa Sering Kau Gunakan Malu Sebagai Bajumu

Wanita sering mempermasalahkan seberapa mahal pakaian yang ia kenakan, dan seberapa modis model fhasion yang ia ikuti. Mereka merasa tidak percaya diri jika dibilang ketinggalan jaman.

Padahal untuk apa pakaian mahal hingga puluhan juta, jika hanya membuat kita sombong dan membuat orang lain iri kepada kita. Ingatlah, Allah tidak melihat semua itu, karena Allah hanya akan melihat seberapa besar malu yang kita pakai untuk selalu menjaga aib dan fitnah.

 

 

sumber: humairoh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here